Angin kencang disertai hujan menerjang Mukomuko kemarin (5/6) siang pukul 13.12 WIB, mengakibatkan baliho raksasa di jalan masuk komplek perkantoran Pemda Mukomuko tumbang dan patah. Selain itu, badai juga mengakibatkan parkiran motor di sejumlah kantor di Pemda Mukomuko ambruk. Akibatnya motor yang berada di bawah terhimpit oleh atap. Bukan hanya itu saja saja sejumlah pohon di Kelurahan Pasar Mukomuko, Pantai Indah Mukomuko ikut tumbang. Banyak parabola di rumah warga copot. Kemudian di kampong nelayan, Pantai Indah Mukomuko sedikitnya dua gudang nelayan rusak.
Angin kencang melanda hampir setengah jam. “Tadi saya baru pulang kerja. Angin sangat kencang banyak pohon yang tumbang termasuk di dekat rumah saya,” kata Feri, warga Pasar Mukomuko.
Angin kencang juga mengakibatkan gelombang di laut menjadi tinggi. Nelayan beberapa hari terakhir banyak yang memilih tidak melaut. Khawatir angin kencang melanda saat mereka tengah beraktivitas di laut. Kebanyakan nelayan hanya mengolah ikan asinan dan ikan kering di gudang mereka masing-masing.
“Atap gudang nelayan yang rata-rata terbuat dari seng saat badai tadi (kemarin, red) beterbangan. Termasuk ada satu gudang yang ambruk,” kata Jendra, nelayan Pantai Indah Mukomuko.
Sementara itu Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Mukomuko Jasni Bahari mengingatkan pada nelayan untuk waspada. Jika sejak pagi hari cuaca tidak bersahabat diimbau nelayan untuk tidak melaut. Karena angin kencang yang berpotensi menimbulkan gelombang tinggi akan terus terjadi. “Kita imbau nelayan untuk berhati-hati melaut. Sebab saat ini cuaca ekstrim. Gelombang laut pun tinggi,” katanya.
Gelombang tinggi di sekitar Pantai abrasi yang masuk Wilayah Kecamatan Air Dikit juga disapu ombak. Jika hal ini terus berlanjut maka akan terjadi kerusakan pada jalan negara tersebut. “Tadi termasuk mobil dinas saya saat berangkat kerja diterpa ombak saat melintasi jalan di pantai abrasi,” kata Jasni Bahari.
Saat ini, lanjutnya, di desa-desa sudah ada anggota tim siaga bencana. Mereka nantinya yang akan melaporkan setiap kejadian bencana di desa-desa tempat mereka ditempatkan. Cuaca buruk juga membuat listrik di Kecamatan Kota Mukomuko padam total. Baru kembali menyala setelah badai dan hujan reda, tadi malam.
Related Post to “Mukomuko – Baliho & Pohon Tumbang” on Rafflesia News
Print Halaman atau Kirim ke Email



